This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 28 September 2012

Essay Sejarah Bahasa Indonesia


Sebelum lahirnya bahasa Indonesia, bahasa yang digunakan pada masyarakat Indonesia adalah bahasa melayu yang digunakan sebagai alat perdagangan dan digunakan untuk menyebarkan agama Islam di Nusantara. Bahasa Melayu mudah di terima oleh masyarakat Nusantara sebagai bahasa perhubungan antar pulau, antar suku, antar pedagang, antar bangsa dan antar kerajaan. Perkembangan bahasa Melayu di wilayah Nusantara mempengaruhi dan mendorong tumbuhnya rasa persaudaraan dan rasa persatuan bangsa Indonesia, oleh karena itu para pemuda indonesia yang tergabung dalam perkumpulan pergerakan secara sadar mengangkat bahasa Melayu menjadi bahasa indonesia menjadi bahasa persatuan untuk seluruh bangsa Indonesia pada Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928. Untuk memperoleh bahasa nasionalnya, Bangsa Indonesia harus berjuang dalam waktu yang cukup panjang dan penuh dengan tantangan.Perjuangan demikian harus dilakukan karena adanya kesadaran bahwa di samping fungsinya sebagai alat komunikasi tunggal, bahasa nasional sebagai salah satu ciri kultural, yang ke dalam menunjukkan sesatuan dan keluar menyatakan perbedaan dengan bangsa lain.

Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Republik Indonesia dan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia diresmikan pada tanggal 18 Agustus 1994 setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Bahasa Indonesia adalah varian dari bahasa Melayu yang berkembang dari abad ke 19, namun mengalami perkembangan akibat penggunaannya sebagai bahasa kerja dan pembakuannya pada awal abad 20. Hingga saat ini bahasa Indonesia menghasilkan kata-kata baru, baik melalui penciptaan, maupun penyerapan dari bahasa daerah dan bahasa asing.
            Meskipun bahasa Indonesia telah lama berkembang setelah dibakukan menjadi Ejaan Yang Dibakukan (EYD) pada tanggal 16 Agustus 1972 oleh Soeharto, tetapi masyarakat Indonesia masih banyak yang belum tahu tentang bahasa EYD di Indonesia dikarenakan pengaruh bahasa ibu. Bahasa ibu adalah bahasa sehari-hari yang digunakan dilingkungan keluarga sejak seorang anak lahir dan bahasa yang digunakan adalah bahasa daerah. Belum lagi masuknya bahasa asing yang sudah diterima oleh anak dari usia dini. Masyarakat saat ini lebih suka menggunakan bahasa pergaulan secara tidak langsung menghapuskan kultural bahasa Indonesia sebagai bahasa Nasional. Penggunaan bahasa asing sebagai bahasa pengantar, terutama bahasa Inggris, dinilai mampu mengikis rasa cinta dan bangga generasi muda akan bahasa Indonesia. Padahal, pemerintah punya kewajiban untuk membina dan mengembangkan bahasa Indonesia untuk gunakan pada semua ilmu pengetahuan. "Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara mendapat banyak rongrongan, termasuk dengan menjadikan bahasa asing sebagai bahasa pengantar di RSBI/SBI," kata Abdul Chaer, ahli bahasa Indonesia dari Universitas Negeri Jakarta.


Kamis, 21 Juni 2012

JURNAL 2


Pengaruh Sosial Budaya Terhadap Ilmu Tekonologi Informatika
Oleh : Tri Nurdianto

Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Gunadarma, Jl. KH. Noer Ali, Kalimalang, Bekasi, Indonesia


Abstrak

Budaya adalah suatu kebiasaan yang telah ada dan bersifat turun temurun dari generasi ke generasi. Kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Bagaimanakah kondisi kebudayaan saat ini disaat perkembangan Teknologi Informatika sedang berkembang dengan cepatnya di zaman globalisasi ini? Perkembangan Teknologi Informasi saat ini sangat berkembang di Indonesia. Tanpa adanya teknologi perkembangan pada suatu Negara akan berjalan lambat dan sulit untuk berkembangan, dan tanpa adanya kebudayaan suatu Negara tidak dapat menjadi bangsa yang  besar karena melalui budayalah Negara tersebut lahir.
Kata Kunci : kebudayaan, teknologi


Abstrak

Culture is a practice that already exist and are handed down from generation to generation. Culture is something that will affect the level of knowledge and includes the system of ideas or the ideas contained in the human mind, so in everyday life, the culture is abstract. How does the current culture conditions when the development of Information Technology is growing so quickly in this era of globalization? Development of Information Technology today is growing in Indonesia. Without the technological developments in a country will be slow and difficult to berkembangan, and without the culture of a country can not become a great nation because through budayalah country of birth.
Keywords: culture, technology




  1. Pendahuluan
Kebudayaan bangsa Indonesia sangatlah beragam tetapi karena berkembangnya globalisasi, masyarakat Indonesia kurang memperhatikan kebudayaan  bangsa sendiri melainkan terus menerus mengikuti arus globalisasi. Bisa dikatakan kebudayaan yang kita miliki tidak diimbangi dengan kemajuan teknologi yang ada jadi para generasi muda lebih mengetahui dan memahami perkembangan teknologi yang ada sat ini dibandingkan dengan kebudayaan yang jelas-jelas sudah aja sejak nenek moyang kita. Perkembangan teknologi yang tidak terkontrol akan menutup mata dan hati generasi muda kita akan pentingnya kebudayaan yang ada sejak nenek moyang kita.

  1. Lahirnya Kebudayaan
Dari sekian mahluk Tuhan yang diciptakan, hanya manusia lah yang paling istimewa dengan karakteristik yang unik ”dilengkapi dengan akal”. Dari karakteristik unik itulah maka banyak perubahan yang telah dilakukan oleh manusia dalam kehidupan dan dunianya yang mampu melahirkan pola-pola baru dalam hidup dan kehidupannya, seperti perubahan pada cara pandang dan berfikir yang berimbas pada bagaimana cara manusia itu mempertahankan dan melestarikan hidupnya.
Berawal dari sini maka timbul suatu hal yang mempengaruhi manusia itu sendiri yang dapat dikatakan sebagai budaya dan kebudayaan. Lahirnya suatu kebudayaan atau budaya dapat dikatakan sama dengan lahirnya atau pertama kali manusia itu diciptakan. Lahirnya suatu kebudayaan tentunya tidak semata-mata begitu saja terjadi tanpa adanya suatu proses dari hidup dan kehidupan yang dijalani oleh manusianya. Faktor utama yang melatar belakangi lahirnya budaya dan kebudayaan adalah kebutuhan yang harus dipenuhi oleh manusia, baik kebutuhan sandang, pangan serta papan, yang semuanya itu bertujuan untuk mempertahankan serta melestarikan kehidupaannya. Pada dasarnya kebutuhan tersebut secara garis besar dikelompokan menjadi dua, yaitu kebutuhan jasmani dan rohani. Kebutuhan – kebutuhan tersebut tentunya sangat kondidional dan ditunjang pula oleh faktor lain, seperti letak geografis atau alam, cara mereka memperoleh makanan dan tidak luput pula terjadinya proses pembelajaran yang dialami dan dilaluinya
Pada dasarnya kebudayaan lahir karena manusia memiliki kebutuhan hidup yang harus dipenuhi. Dan kebutuhan manusia itu selalu berubah – ubah atau bersifat temporer sehingga terjadi perkembangan didalamnya. Dengan kata lain bahwa kebutuhan hidup akan selalu disesuaikan dengan apa yang mereka perlukan. Begitupula kebudayaan, Pada dasarnya kebudayaan tidak diam, tetapi kebudayaan pun melakukan perubahan – perubahan dan selalu berevolusi yang dikenal dengan evolusi budaya. Sehingga dapat dikatakan bahwa kebudayaan bukanlah merupakan suatu warisan biologis, tetapi kebudayaan adalah hasil dari kepandaian yang diwarisi oleh masyarakat atau orang pendahulu atau sebelum kita memlalui komusikasi, baik melalui simbol, ucapan hingga pernyataan sikap yang melahirkan suatu adat istiadat, norma yang mengikat, aturan sosial dan sebagainya yang beregenerasi dari generasi ke generasi hingga saat ini.

  1. Pengaruh Teknologi Informatika akan Kebudayaan Bangsa
Masyarakat Informasi adalah sebuah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan sebuah masyarakat yang melakukan dan membuat kemungkinan terbaik dalam menggunakan informasi dan teknologi komunikasi baru. Pengertian lain dari informastion society atau masyarakat informasi adalah suatu keadaan masyarakat dimana produksi, distribusi dan manipulasi suatu informasi menjadi kegiatan utama. Jadi dapat dikatakan bahwa pengolahan informasi adalah inti dari kegiatan
Ancaman  terhadap kebudayaan Nasional.
Ancaman terhadap kebudayaan Nasional masing-masing negara akan terus meningkat dan berkembang seiring  dengan kemajuan TIK ( Teknologi Informasi Komunikasi )  seperti dengan semakin luasnya jaringan internet sehingga dapat diakses diberbagai wilayah, dengan adanya TV Satellit dan jaringan informasi Internasional yang tersedia disetiap negara.

Hubungan antara masyarakat informasi dan kebudayaan
                Kebudayaan dipengaruhi oleh lingkungan fisik dan kontak dengan kebudayaan lain yang dipercepat oleh perkembangan Teknologi dan Informasi melalui komunikasi yang dilakukan oleh masyarakat. Hal-hal yang dapat memecahkan masalah atau sebagai alat untuk mencapai tujuan masyarakat merupakan sarana yang berkaitan dengan perkembangan Imu Pengetahuan dan Teknologi khususnya Teknologi Informasi dan Komunikasi. Dalam kebudayaan dapat dibedakan kebudayaan eksplisit yang dapat diamati secara langsung dalam kelakuan verbal maupun nonverbal pada anggota-anggota masyarakat. Kebudayaan eksplisit misalnya kelakuan dua orang atau lebih dalam situasi normal menurut peranan masing-masing seperti dalam interaksi antara suami-istri, orang tua-anak, guru-murid, dan sebagainya. Sedangkan kebudayaan implicit misalnya kepercayaan, nilai-nilai, dan norma-norma dalam masyarakat.
Perkembangan masyarakat informasi dan mempunyai dampak positif dan negatif terhadap kebudayaan bangsa. Di pandang sebagai dampak positif sebab dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang pemanfaatan teknologi sebagai sarana pembelajaran kebudayaan secara cepat. Dan dianggap sebagai pembawa dampak negatif bagi kebudayaan Negara kita karena tidak dapat dipungkiri bahwa dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi memudahkan orang yang berada di luar Negara Indonesia untuk memasukkan kebudayaan-kebudayaan yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia.
                TIK (TEKNOLOGI INFORMASI KOMUNIKASI) merupakan suatu media atau alat bantu khususnya bagi masyarakat informasi dalam melakukan aktivitas informasi yang mempermudah mengakses informasi. Dalam arti kata semakin berkembang TIK maka semakin mudah masyarakat informasi menggali informasi dalam akvitas informasi. Yang nantinya akan menimbulkan dampak baik dan dampak buruk.

Faktor-Faktor yang Menyebabkan Pergeseran Kebudayaan
Sumber-sumber yang melatarbelakangi terjadinya pergeseran budaya dalam masyarakat informasi yang terletak di luar. Sebab-sebab yang bersumber dari masyarakat itu sendiri diantaranya :
1.    Bertambah atau berkurangnya penduduk yang melakukan aktivitas informasi.
2.    Adanya penemuan-penemuan baru.
3.    Munculnya informasi baru yang merubah pola piker masyarakat pribumi kearah modern
4.    Pertentangan masyarakat akan informasi yang berbeda pemikiran
5.    Terjadinya pemberontakan atau revolusi.
6.    Pengaruh kebuadayaan modern yang berkembang melalui informasi yang diterima masyarakat.
Dampak Pergeseran Budaya
1.Hilangnya jati diri bangsa
2.Kurangnya  kesadaran kebudayaan asli yang menjadi ciri khas bangsa
3.Berubahnya masyarakat tradisional menjadimasyarakat modern
4.Kurangnya pemahaman akan kebudayaan pada generasi muda.
5.    Mudahnya pencurian kebudayaan yang disebabkan kurangnya kesadaran masyrakat akan kebudayaan bangsa.
Penanggulangan dampak negative terhadap kebudayaan
Penanggulannya dapat diterapkan dengan cara menumbuhkan kembali kesadaran akan arti dan tujuan hidup di dunia karna, dengan kesadaran tersebut kita akan sanggup :
1.     Mengatur diri, yaitu mengikuti aturan atau pedoman yang benar
2.     Mengekang diri (mengendalikan diri), sehingga tenggang rasa, rendah hati, dan kejujuran akan terwujud dalam kehidupan ini
3.     Merasakan kenikmatan lahir dan batin yang merupakan kenikmatan hakiki, yaitu dapat berbuat baik kepada Tuhan Yang Maha Esa, maupun kepada sesama manusia.

4.      Kesimpulan
Perkembangan Teknologi Informatika ini dapat menimbulkan banyak jenis dampak terhadap kehidupan masyarakat, baik berupa dampak positif maupun dampak negatif. Salah satu aspek kehidupan yang paling terpengaruh dengan perkembangan ini adalah aspek kebudayaan masyarakat yang sedikit demi sedikit mengalami pergeseran. Terdapat berbagai cara yang dapat kita gunakan untuk meminimalisir dapak negatif dari pergeseran kebudayaan, namun dampak positif yang kita dapat juga harus kita gunakan untuk mengembangkan Indonesia, sehingga tidak jauh tertinggal dibanding negara lain.
Yang artinya budaya kita tidak hilang karena  derasnya  arus  modernisasi, diantaranya yaitu dengan membuat sebuah filter (penyaring) yang paling mendasar dalam diri kita sendiri yaitu kita kembali kepada ajaran agama dan kebudayaan bangsa kita yang arti nya dari mana kita berasal. Keimanan dan ketakwaan yang teguh akan menyaring pengaruh negative yang masuk dalam kebudayaan bangsa. Hal ini harus dilakukan dan menjadi norma oleh masyarakat informasi dalam melakukan aktivitas informasi, sehingga pengaruh negative dapat dihindari dalam kebudayaan bangsa kita.
Apalagi kaum generasi muda yg kurang paham akan kebudayaan bangsanya, perlu penanaman kebudayaan yang dilakukan dari usia dini. Agar mereka sadar akan kebuadayaan bangsa sehingga tidak terjadi pergerseran kebuadayaan yang akhirnya mengakibatkan hilangnya kebudayaan bangsa, sehingga mengaki9batkan kita hidup dilingkungan kebudayaan bangsa lain, padahal kita meliliki kebudayaan sendiri yang sudah ada sejak zaman nenek moyang kita dahulu dan mesti kita lestarikan dan di jaga sampai generasi berikutnya.

7.       Daftar Pustaka
http://duniabaca.com/definisi-budaya-pengertian-kebudayaan.html
http://wahidilqohar.webnode.com/news/lahirnya-kebudayaan1/
http://basslink.blogspot.com/2011/09/pengaruh-masyarakat-informasi-terhadap.html

Selasa, 19 Juni 2012

JURNAL 1



Teknologi Informasi di Bidang Jasa

Oleh : Tri Nurdianto

Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Gunadarma, Jl. KH. Noer Ali, Kalimalang, Bekasi, Indonesia


Abstrak

Perkembangan Teknologi Informasi saat ini sangat berkembang diseluruh bidang usaha. Tanpa adanya teknologi perkembangan usaha pada suatu Negara akan berjalan lambat dan sulit untuk berkembangan. Informasi yang didapat juga tidak maksimal dan terkesan lambat. Oleh karena itu dibutuhkannya Teknologi Informasi dalam segala bidang usaha termasuk bidang usaha jasa, yang dimana perusahaan membutuhkan teknologi informasi untuk mengolah suatu data misalkan pelayanan telekomunikasi masal seperti operator seluler yang membutuhkan Teknologi Informasi untuk mendata pelanggannya dengan sistem komputerisasi secara masal dan dapat dikendalikan oleh server.
Kata Kunci : Teknologi Informasi, Jasa


Abstrak

Development of Information Technology today is evolving throughout the business. Without the technology business development in a country will be slow and difficult to advanced. The information obtained is also not optimal and slow impressed. Hence the need for Information Technology in all areas of business including field services business, which is where the company needs information technology to process a mass of data eg telecommunications services such as mobile operators who need information technology to assess its customers with a computerized system en masse and can be controlled by the server.
Keywords: Information Technology, Services




Download : http://www.4shared.com/office/dKwzmuHS/Teknologi_Informasi_di_Bidang_.html
  

  1. Pendahuluan
Saat ini teknologi informasi sangat dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam bisnis. Informasi dianggap mahal saat ini dan semakin berkembangnya teknologi maka kebutuhan manusia dalam memperoleh informasi yang akurat pun menjadi sulit dikarenakan biaya operasional yang harus dikeluarkan oleh suatu perusahaan. Suatu perusahaan yang bergerak pada bidang jasa sangat membutuhkan teknologi informasi untuk mengolah data agar data yang didapat akurat. Seperti perusahaan jasa dibidang telekomunikasi, mereka menyiapkan suatu sistem teknologi yang mereka kembangkan menjadi suatu informasi yang dapat dinikmati oleh masyarakat dan dapat diawasi oleh perusahaan tersebut, misalkan terdapat kejahatan melalui jaringan komunikasi pada telepon, maka server yang menjadi pusat informasi dapat melacak pelaku dengan mengetahui posisi dimana pelaku berada dengan informasi yang didapat dari berkembangnya teknologi informasi tersebut.

  1. Perkembangan Teknologi Informasi
Saat ini komputer bukan lagi merupakan barang mewah, alat ini sudah digunakan di berbagai bidang pekerjaan seperti halnya pada bidang pendidikan. Pada awalnya komputer dimanfaatkan di sekolah sebagai penunjang kelancaran pekerjaan bidang administrasi dengan memanfaatkan software Microsoft word, excel dan access. Dengan masuknya materi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam kurikulum baru, maka peranan komputer sebagai salah satu komponen utama dalam TIK mempunyai posisi yang sangat penting sebagai salah satu media pembelajaran.
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mencakup dua aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi. Teknologi Informasi, meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Teknologi Komunikasi merupakan segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Karena itu, Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/pemindahan informasi antar media.

  1. Penerapan Teknologi Informasi pada Bidang Jasa
PT Jasa Raharja, satu di antara BUMN, mulai menggalakkan aplikasi data berbasis teknologi informasi yang menjadi satu kesatuan dalam meningkatkan sekaligus menguji kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Menguasai bidang informasi dan teknologi (IT) tidak saja dapat menjadi ukuran peningkatan kualitas kerja tetapi juga menjadi bagian dari evaluasi internal dalam bentuk pengawasan link online  atau yang lebih dikenal dengan istilah Advanced Human Resources Management System (ARMES).
ARMES adalah aplikasi Manajemen Sumber Daya Manusia yang telah dilengkapi banyak fasilitas dalam menunjang operasi pengelolaan seluruh fungsi SDM berbasis kompetensi di Jasa Raharja. Tidak itu saja, rekam jejak kayawan dan karyawati Jasa Raharja juga akan tercakup ke dalam ARMES ini.
Dengan adanya kepentingan tersebut, belum lama ini pihak Jasa raharja cabang Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menggelar sosialisasi dan pelatihan program ARMES. Kegiatan ini digelar sebagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama dibidang informasi dan teknologi sekaligus pengolahan data secara tepat, cepat dan akurat.Untuk penerapan IT lainnya di Jasa Raharja, belum lama ini juga digelar acara Retreat Teknologi Informasi. Acara yang dihadiri oleh Diding S. Anwar, Direktur Utama Jasa Raharja ini digelar di Kantor Pusat Jasa Raharja.Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk membahas sejumlah kebutuhan dan masalah seputar penerapan teknologi informasi yang mungkin atau dapat terjadi di unit-unit bersangkutan.
Kegiatan ini diikuti oleh 54 orang dan yang tidak kalah menarik, kegiatan Retreat Teknologi Informasi ini menghadirkan narasumber atau konsultan IT untuk  memberikan paparan terkait dengan isu yang tengah hangat dalam bidang tek­nologi informasi dalam lingkup nasional maupun global.Eksistensi Jasa Raharja hingga saat ini dibangun dengan integritas yang tinggi dari segenap insan Jasa Raharja.
Salah satunya, dengan pemanfaatan teknologi informasi. Hal ini terungkap dari arahan yang diberikan oleh Direktur Utama Jasa Raharja Diding S. Anwar. ”IT Jasa Raharja sangat lambat per­kembangannya, sedangkan tuntutan aktivitas perusahaan meng­haruskan pendayagunaan teknologi informasi di segala lini dan juga adanya sumber daya manusia yang kompeten di bidang IT," kata Diding S. Anwar. Diharapkan adanya penyelenggaraan kegiatan seperti ini, dapat memajukan pendayagunaan teknologi informasi di lingkup PT Jasa Raharja guna memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh masyarakat.

  1. Kesimpulan
Teknologi Informasi sangat dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam bisnis. Informasi dianggap mahal saat ini dan semakin berkembangnya teknologi maka kebutuhan manusia dalam memperoleh informasi yang akurat pun menjadi sulit dikarenakan biaya operasional yang harus dikeluarkan oleh suatu perusahaan. Perusahaan sangat membutuhkan teknologi informasi untuk mengolah suatu data misalkan pelayanan telekomunikasi masal seperti operator seluler yang membutuhkan Teknologi Informasi untuk mendata pelanggannya dengan sistem komputerisasi secara masal dan dapat dikendalikan oleh server.

  1. Daftar Pustaka
http://chip.co.id/news/read/2011/08/05/1045424/Penerapan.Teknologi.Informasi.di.Jasa.Raharja.#
http://makalahkumakalahmu.net/2009/03/18/pemanfaatan-teknologi-informasi-dan-komunikasi-sebagai-media-pembelajaran/


Minggu, 20 Mei 2012

Manusia dan Harapan


Harapan adalah  suatu keinginan yang terpendam pada manusia yang didalamnya terdapat suatu kebahagian. Semua orang pastinya memiliki sebuah Harapan, apa yang ia harapkan saat ini, esok hari atau lusa nanti terhadap nasib atau masa depan.. Harapan merupakan sebuah pengharapan diri kita terhadap seseorang, atau Allah atau kejadian yang semoga saja itu akan berpihak pada kita. Dan harapan ini akan timbul apabila kita telah melakukan sebuah tindakan.
Seperti contoh :
          Kita menyukai seorang wanita, apapun kita lakukan untuknya meskipun tenaga, materi dan waktu terbuang tapi tidak masalah sebagai usaha untuk mendapatkan perhatiannya. Setelah semua usaha kita lakukan tinggal harapan yang kita tunggu apakah dia membalas perhatian kita atau tidak.
Untuk memperoleh harapan yang kita inginkan diatas kita memerlukan kepercayaan dari usaha yang kita lakukan. Kepercayaan merupakan satu keyakinan pada sesuatu hingga mengakibatkan penyembahan, sama ada kepada Tuhan, roh atau lainnya. Dalam Pancasila pada sila pertama dijelaskan bahwa setiap warga Indonesia harus memiliki satu kepercayaan yang diyakininya “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

*    Menumbuhkan keyakinan atas pertolongan  Alloh
“Wahai orang-orang yang beriman jika kamu menolong (agama) Alloh, niscaya Dia  akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu” (QS. Muhammad (47) : 7).
Sahabat sekalian, kadang saat berbuat kebaikan kita merasa takut. Padahal kita yakin bahwa itu adalah kebaikan yang dicintai Alloh. Namun hati kita merasa begitu berat sebagaimana orang yang dibelakangnya ada ular dan didepannya ada parit. Dia akan takut untuk melampaui keduanya. Kalau terus ke depan dia takut akan jatuh ke parit tapi kalau ke belakang dia takut akan dicaplok ular. Demikian beratnya sehingga dia tidak berbuat sesuatu keculai hanya diam di tempat. Demikian pula orang yang takut untuk berbuat kebaikan sehingga tidak ada amal yang dia kerjakan. Lalu mengapa hal ini bisa dialami oleh seseorang? Diantara penyebabnya karena dia takut menerima resiko. Orang yang takut menghadapi resiko akan banyak keraguan dalam hatinya, akan banyak pikiran-pikiran yang terlintas dalam akalnya sehingga dia sangat berat untuk melakukan kebaikan bahkan boleh jadi dia batalkan kebaikan tersebut. Penyebab kedua karena dia tidak yakin kepada Alloh. Setiap kebaikan pasti akan mendapatkan keridhoan dan kecintaan Alloh. Orang yang tidak yakin kepada Alloh, tidak yakin atas balasan Alloh dalam amalnya akan terasa berat dan kadang takut dalam melakukannnya apabila itu ada resiko yang harus dihadapi. Padahal kalau dia lakukan dengan berharap atas balasan Alloh pastilah Alloh tidak akan menyia-nyiakan dirinya. Lalu bagaimana caranya menumbuhkan keyakinan kepada Alloh? Diantara jalan untuk menumbuhkan keyakinan kepada Alloh adalah :

Ø Yakin bahwa Alloh tidak akan menyia-nyiakan dirinya.
Alloh Subhanahu wa Ta’ala adalah Dzat yang Maha Pengasih dan Penyayang yang tidak mungkin menyia-nyiakan hamba-Nya yang berbuat baik. Tidaklah mungkin Alloh akan menimpakan keburukan bagi hamba-Nya yang beriman kepada-Nya. Semua yang Ia timpakan kepada hamba-Nya pastilah demi kebaikan hamba tersebut. Namun banyak orang yang tidak menyadarinya sehingga apabila ditimpa musibah dia uring-uringan bahkan tidak jarang dia sampai bersu-uzhon (berprasangka buruk) kepada Alloh. Maha suci Alloh dari perbuatan zhalim terhadap hamba-hamba-Nya. Orang yang sakit melulu, kehilangan sepeda motor, kehilangan hand phone (HP) lalu merasa disia-siakan oleh Alloh berarti dia tidak yakin kepada Alloh.  Karena boleh jadi hal tersebut sebagai jalan sedekah baginya yang selama ini tidak pernah sedekah, atau barangkali hal itu sebagai jalan penebus atas dosa-dosanya selama ini, atau untuk menaikkan derajatnya di sisi Alloh.
Ketika Ummu Musa diperintahkan untuk menghanyutkan si Musa yang masih bayi untuk menyelamatkan kezhaliman penguasa Fir’aun yang mengharuskan rakyatnya untuk membunuh setiap bayi laki-laki yang lahir, dia yakin bahwa perintah Alloh pasti akan mendatangkan kebaikan. Sehingga ia hanyutkan si bayi Musa dalam sebuah papan dan terus ia awasi sampai Alloh mendatangkan orang yang memungutnya. Maha suci Alloh, ternyata istri Fir’aun sendiri yang menemukan bayi tersebut sehingga Musa selamat dari pembunuhan penguasa Fir’aun dengan rahmat Alloh. Demikian pula Ibrahim juga mempunyai keyakinan yang kuat atas pertolongan Alloh ketika dia harus menghancurkan patung-patung yang disembah oleh kaumnya, termasuk bapaknya sendiri yang membuat patung yang disembah tersebut. Demikianlah keyakinan yang semestinya dimiliki oleh para pejuang kebenaran, yakin bahwa Alloh tidak akan menyia-nyiakan apa yang ia perjuangkan selama ini.
Ø Yakin bahwa Alloh akan menolongnya
Seorang mukmin yang memperjuangkan kebenaran, menegakkan agama Alloh agar mulya di muka bumi haruslah mempunyai keyakinan yang kuat bahwa Alloh pasti akan menolongnya. Sebagaimana firman Alloh : “wahai orang-orang yang beriman jika kamu menolong (agama) Alloh niscaya Dia  akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu” (QS. Muhammad (47) : 7). Demikianlah Alloh akan menolong siapapun yang menolong  agama-Nya bahkan meneguhkan kedudukan orang tersebut. Itulah tanda kasih sayang Alloh, yang akan memberikan balasan siapapun yang berjuang untuk agama-Nya dengan balasan yang jauh lebih baik dari apa yang ia korbankan untuk agama-Nya. Kalaupun sekarang kita lihat banyak orang-orang yang tidak sholeh menguasai bumi ini, kita harus yakin bahwa suatu saat nanti Alloh akan menjadikan orang-orang sholeh menjadi penguasa di muka bumi ini. Karena bumi ini bukan diwariskan kepada orang-orang yang tidak sholeh, tapi diwariskan kepada orang-orang sholeh yang senantiasa menegakkan agama Alloh.
Ø Yakin akan pahala dari Alloh.
Kalau seseorang melakukan sholat jama’ah di masjid maka dia yakin bahwa Alloh akan melipatkangandakan pahalanya 27 derajad, dia yakin bahwa Alloh lebih mencintai dirinya 27 kali derajad  daripada ketika dia sholat sendirian. Demikianlah seharusnya yang dimiliki oleh seorang mukmin, yakin bahwa Alloh akan memberikan balasan pahala dari usahanya dalam setiap ibadah dan amal sholeh. Sehingga mempunyai motivasi dan oprimisme dari setiap ibadah dan amal sholehnya. Sebagaimana firman Alloh : “Tidak ada balasan kebaikan kecuali dengan kebaikan (pula)” (QS. ar Rohman : 60). Ketika Mus’ab Bin Umair ikut perang Badar, beliau mengunyah satu biji kurma merasa sangat lama kalau harus menunggu sampai habis biji kurma tersebut untuk mendapatkan balasan Alloh berupa surga bagi mereka yang mati syahid. Kita bisa bayangkan berapa lama untuk mengunyah sebiji kurma, paling satu menit. Tapi satu menit menunggu syahid bagi Mus’ab Bin Umair merupakan waktu yang sangat lama.
Ø Yakin akan manhaj (aturan) Alloh
Kalau suatu perusahaan tidak ada aturan mainnya kita akan tahu hanya dalam sehari saja perusahaan tersebut pasti akan hancur. Kalau ada orang yang mempunyai sepeda motor Honda tidak mentaati aturan perawatannya semisal oli yang seharusnya diganti tiap bulan tapi diganti tiap tahun pastilah motor tersebut akan cepat rusak. Dan aturan yang dipakaipun adalah aturan yang dibuat oleh pabrik Honda karena merekalah yang tahu seluk-beluk motor yang dibuatnya. Kita bisa bayangkan bagaimana jika sepeda motor tersebut dipelihara dengan aturan mesin jahit, tentu akan hancur berantakan. Demikianlah setiap sisi kehidupan haruslah ada aturan mainnya. Menikah juga ada aturan mainnya. Ada kisah menarik, ketika ada seorang ikhwan yang menginginkan segera menikah  dia mendatangi kantin di fakultas lain tempat ia kuliah. Ketika sudah sampai di kantin tersebut dan di situ ada seorang akhwat yang menarik hatinya, ia duduk di dekat si akhwat dan langsung menawarkan diri untuk menikahi si akhwat kalau si akhwat memang berkenan. Karena si akhwat tidak tahu siapa si ikhwan tadi, ia menjadi bingung. Ta’aruf saja belum, tahu-tahu langsung menawarkan diri untuk menikah. Kita salut atas keberanian si ikhwan tadi semoga Alloh memudahkan urusannya. Tapi dalam menikah ada aturannya yang mesti dilalui sehingga bisa menggapai keluarga yang barokah.
Dan kita hidup di dunia ada aturannya. Allohlah yang menciptakan bumi ini dan seisinya termasuk kita. Dia pulalah yang berhak membuat aturannya karena Dialah yang lebih tahu apa yang Dia ciptakan. Dengan keyakinan terhadap manhaj Alloh ini akan mendatangkan assa’adah wal karomah (bahagia dan mulia) tidak hanya di dunia tapi juga di akherat. Dan siapa yang hidup di bumi Alloh ini tanpa memakai aturan Alloh, maka tunggulah saat kehancurannya. Wallohu a’lam.

Ya Alloh, wahai Dzat yang Maha Pengampun, ampunilah dosa-dosa kami, ampunilah sekiranya kami selama ini jarang mengingati-Mu, ampunilah kalau selama ini kami   belum bisa menegakkan aturan-Mu. Ya Alloh ya Tuhan kami, berikan cahaya-Mu ke dalam hati kami, jadikanlah hati kami hati yang selalu rindu kepada-Mu, hati yang selalu rindu untuk berjuang di jalan-Mu, hati yang tidak pernah melupakan-Mu. matikanlah kami dalam keadaan huznul khotimah, kumpulkanlah kami kelak bersama-sama dengan Rosululloh, bersama para nabi-Mu, bersama dengan para shodiqin, para syuhada’, bersama dengan orang tua kami, anak istri kami dan bersama orang-orang sholeh yang sangat Engkau sayangi dan Engkau kasihi. Amiin.

Tanggung Jawab, Pengabdian dan Pengorbanan





Manusia dilahirkan mempunyai segalanya, seperti pikiran dan nafsu. Manusia dapat melakukan apa saja di dunia ini, dengan mengambil suatu keputusan yang menurutnya benar, tetapi dibalik semua itu pasti ada dampak baik dan buruknya oleh karena itu dibutuhkannya sifat bertanggung jawab pada manusia. Tanggung jawab adalah sebuah bentuk bukti dimana kita sebagai individu bertanggung jawab atas segala tindakan dan keputusan yang kita lakukan, baik dan buruk harus kita pertanggung jawabkan.  
Ø Jenis Tanggung Jawab :
Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri yaitu siap menerima resiko atas keputusan yang diambil baik itu merugikan diri sendiri atau pun menguntungkan diri sendiri.
Contoh : seorang pelajar yang menyadari bahwa bsok aka nada ujian tetapi tidak mau belajar dan disaat ulangan berlangsung dia tidak dapat mengerjakan soal karena dia tidak belajar.
Tanggung Jawab Terhadap Keluarga
          Tanggung jawab terhadap keluarga yaitu bertanggung jawab atas keputusan yang diambil tanpa harus melibatkkan keluarga dalam menyelesaikan masalah dari keputusan itu sendiri.  Biasanya masalah ini dialami oleh seorang suami yang harus bertanggung jawab atas kebutuhan keluarganya.   
Contoh : ayah bertanggung jawab terhadap istri dan anak-anaknya dalam mencukupi kebutuhannya baik kebutuhan primer maupun kebutuhan sekunder dengan cara bekerja keras untuk keluarga.
Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat
          Tanggung jawab terhadap terhadap masyarakat yaitu bertanggung jawab terhadapat lingkungannya tanpa harus merugikan lingkungannya. Tanggung jawab seperti ini biasanya dialami oleh seorang pemimpin dari ketua kelas, ketua BEM, ketua RT, sampai pejabat yang bertanggung jawab atas rakyatnya.
.
Contoh : saya adalah seorang ketua kelas, saya bertanggung jawab atas kelas yang saya pimpin jika tidak ada dosen maka saya akan menanyakan apakana da tugas atau tidak, jika teman saya membolos atau pun tidak masuk saya harus melaporkannya terhadap dosen.
Tanggung Jawab Terhadap Bangsa/Negeri
Bertanggung jawab terhadap bangsa yaitu sebagai warga Negara suatu Negara harus siap menerima resiko dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia terikat oleh norma norma atau ukuran ukuran yang dibuat oleh Negara. Manusia tidak dapat berbuat semuanya sendiri bila perbuatan manusia itu salah maka ia harus bertanggung jawab kepada Negara.
Contoh : Seseorang aparatur negara rela mengorbankan jiwa dan raga nya terhadap bangsa nya karena merupakan tanggung jawabnya terhadap negara/bangsa.
Tanggung Jawab Terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan. Sehingga dikatakan tindakan manusia tidak lpas daei hukuman hukuman Tuhan. Yang diruangkan dalam berbagai kitab suco melalui berbagai macam agama. Pelanggaran dari hukuman hukuman  tersebut akan segera diperingatkan oleh Tuhan dan jika perungatan yang keraspun manusia masih juga tidak menghiraikan maka Tuhan akan melakukan kutukan. Sebab dengan mengabaikan perintah perintah Tuhan. Berarti menginggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan terhadap Tuhan sebagai penciptanya. Bahkan untuk memenuhi tanggungjawabnya manusia harus berkorban.
Contoh : setiap manusia wajib melaksanakan kewajiban nya mejalankan agama yang dipercayai nya, karena itu merupakan tanggung jawab dirinya terhadap Tuhan.
Pengabdian adalah bukti dari sebuah pengorbanan sama seperti yang dilakukan oleh seorang tentara yang berkorban demi bangsanya sebagi buti pengabdiannya. Tentara siap mati untuk membela negaranya dan mempertahankan kedaulatan negaranya. Jadi antara tanggung jawab, pengabdian dan pengorbanan dalam hidup saling terikat satu sama lain.  

Rabu, 09 Mei 2012

Pandangan Hidup dan Cita-Cita


Pandangan hidup adalah sebuah tujuan hidup manusia untuk masa depannya. Masa depan adalah masa dimana manusia meningkatkan kualitas hidupnya yang awalnya tidak bisa menjadi bisa dan yang awalnya gagal menjadi berhasil. Tetapi perjalanan menuju masa depan tidak selamanya mulus, banyak cobaan dan rintangan. Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar itu manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang disebut pandangan hidup.

Pandangan hidup berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
1.     Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2.     Pandangan hidup yang berupa ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada suatu Negara.
3.     Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi, maka panandangan hidup itu disebut ideology. Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsure unsur yaitu : cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan. CIta-cita ialah apa yang diinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan. Tujuan yang hendak dicapai ialah kebajikan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia makmur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan. Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan jasmana, dan kepercayaan kepada Tuhan.
            Pandangan hidup membawa manusia menuju cita-citanya yang sebenarnya. Bagaimana cara manusia menjalankan hidup ini dengan pandangan hidupnya sendiri yang diyakininya untuk mencapai cita-cita sebenarnya. Cita-cita yang baik adalah cita-cita yang dapat dicapai melalui kerja keras, kreativitas, inovasi, dukungan orang lain dan sebagainya. Khayalan hasil melamun cenderung tidak logis dan bersifat mubazir karena banyak waktu yang terbuang untuk menghayal yang tidak-tidak. Dalam bercita-cita pun sebaiknya jangan terlalu mendetail dan fanatik karena kita bisa dibuat stres dan depresi jika tidak tercapai. Contoh adalah seseorang yang punya cita-cita jadi dokter. Ketika dia tidak masuk jurusan ipa dia stress, lalu gagal snmptn / spmb kedokteran dia stress, dan seterunya.
Tidak semua orang bisa menentukan cita-cita. Jika tidak bisa menentukan cita-cita, maka bercita-citalah untuk menjadi orang yang berguna dan dicintai orang banyak dengan hidup yang berkecukupan. Untuk mendapatkan motivasi dalam mengejar cita-cita kita bisa mempelajari kisah sukses orang lain atau membaca atau melihat film motivasi hidup seperti laskar pelangi. Tapi jangan lupa dengan cita-cita setelah kita mati nanti yaitu masuk surga. Masuk surga pun harus kita perjuangkan selama kita hidup di dunia karena hidup kita pada dasarnya adalah untuk ibadah dan merupakan ujian Tuhan kepada kita. Kita mati tidak membawa apa-apa selain amal ibadah kita.
Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yagn sesuai dengan norma-norma agama dan etika. Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik, mahluk bermoral. Atas dorongan suara hatinya manusia cenderung berbuat baik. Sebagai mahluk pribadi, manuda dapat menentukan sendiri apa yang baik dan apa yang buruk. Baik dan buruk itu ditentukan oleh suara hati. Suara hati adalah semacam bisikan didalam hati yang mendesak seseorang, untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatan, tindakan atau tingkah laku. Jadi suara hati dapat merupakan hakim untuk diri sendiri.
Untuk mencapai cita-cita yang ingin kita capai diperlukan sebuah perjuangan keras dari setiap individu dengan cara kerja keras dan terus berdoa. Ingat kah kalian dengan peribahas “Berakit-Rakit Kehulu Berenang-Renang Ketepian, Bersakit-Sakit Dahulu Bersenang-Senang Kemudian”. Peribahasa ini lah yang menunjukkan bahwa setiap manusia harus berjuang keras untuk memperoleh cita-citanya.   

Sabtu, 05 Mei 2012

Keadilan Apa sih?


Pencarian keadilan memotivasi banyak orang untuk melakukan banyak hal, baik positif maupun negatif. Alasan keadilan juga banyak dikemukakan sebagai alasan suatu tuntutan atau menjadi basis argumen dalam sebuah perdebatan. Hal ini membuat saya berpikir: apa sih sebenarnya keadilan itu?
Apakah keadilan berarti sama? Jika saya sama dengan anda, maka berarti adil? Ini adalah maksud yang sering di”cantol”kan dengan kata keadilan. Sebenarnya kita memiliki kata khusus untuk ini yang disebut “kebersamaan”, seharusnya kata ini yang digunakan jika kita mengemukakan konsep keadilan yang sama.
Apakah keadilan berarti perbedaan? Jika memang kita berbeda, tentunya keadilan adalah perlakukan yang berbeda sesuai dengan perbedaannya. Perlakuan lebih perlu diberikan kepada kaum minoritas, sedangkan yang sudah mayoritas yaa biarkan saja. Yang kurang dilebihkan, yang lebih yaa dikurangkan (berbeda khan perlakuannya)
Hakikat arti keadilan seperti ini sebenarnya mirip dengan yang kedua, yaitu ingin sama. kita harus diperlakukan berbeda supaya sama. Padahal perlakuan berbeda itu khan udah tidak sama, jadi pengin adil dengan cara tidak adil? Apakah keadilan berarti “pada tempatnya”? Ada lagi yang saya sering temui, pendapat yang menyatakan bahwa keadilan itu yaa harus dilihat “pada tempatnya”/konteksnya.  Adil bisa berarti sama, bisa berarti beda.
Problemnya adalah kalau udah bicara konteks, berarti tambah persepsi. Kalau diawal hanya persepsi akan arti keadilan berbeda, sekarang ditambah persepsi akan konteksnya. Yaa lumayan lah, dengan konteks, paling tidak mencoba untuk saling mengerti. Hanya saja kalau udah saling mengerti apakah berarti akan saling mau mengorbankan kepentingan? Karena mengerti dan berkorban itu adalah 2 bukit yang terkadang masih memiliki jalan panjang.
Pengertian Keadilan pada hakikatnya adalah memperlakukan seseorang atau pihak lain sesuai dengan haknya. Yang menjadi hak setiap orang adalah diakuai dan diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya, yang sama derajatnya, yang sama hak dan kewajibannya, tanpa membedakan suku, keturunan, dan agamanya.
Sila kelima pada Pancasila, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Pada sila ini dijelaskan bahwa keadilan adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Semua rakyat memiliki keadilan yang sama, jika salah katakana salah dan jika benar katakana benar. Tetapi kondisi sekarang telah berubah, katakana salah bagi yang tidak memiliki uang dan selamatkan yang salah dari jerat hokum karena dia memiliki uang. Ini adalah masalah terbesar bangsa, hal seperti ini sudah mendarah daging di Indonesia. Tidak jelas kapan semua ini terjadi, semuanya mengalir begitu saja sampai dengan saat ini yaitu puncak dari ketidakjelasan ideologi bangsa ini. apakah Pancasila masih menjadi akar dari bangsa ini? ataukah hanya menjadi sejarah? Semua ada ditangan rakyat, pemuda. Mulai dari diri kita sendiri, keluarga, lingkungan dan organisasi, jadikan Pancasila sebagai akar kekuatan diri sendiri, keluarga, lingkungan dan organisasi.
Dari penjelasan diatas jelas bahwa Negara kita penuh dengan kecurangan dan keserakahan. Kita sebagai penerus bangsa harus menunjukkan sikap jujur sejak dini sejak duduk dibangku sekolah dengan sikap tidak menyontek, tidak membolos, karena semua itu adalah sikap tidak bertanggung jawab atas diri sendiri dan orang tua yang telah banyak memberikan biaya untuk kita sekolah.
Dibalik kebaikan pasti ada keburukan dibalik sikap jujur pasti ada kecurangan. Kecurangan adalah sifat mendapatkan sesuatu dengan segala cara baik halal maupun haram. Kecurangan dalam kehidupan adalah lawan dari sebuah kejujuran. Manusia bersikap curang untuk memperoleh kepuasan tanpa memikirkan dampak bagi dirinya maupun orang lain.

Kamis, 26 April 2012

Penderitaan Pak Raden

Penderitaan adalah sebuah pengungakapan perasaan manusia dari kata derita yang artinya merasakan kondisi yang sangat menyakitkan. Derita atau penderitaan dialami oleh semua manusia. Manusia dalam menjalankan kehidupannya tidak selamanya merasakan kondisi happy (gembira), selalu ada cobaan dan masalah yang membuat manusia merasa menderita. Penderitaan dalam hidup adalah suatu cobaan dari Tuhan, jika kita sanggup mewatinya berarti kita termasuk manusia yang berhasil dan dari suatu penderitaan akan timbul sebuah kebahagiaan yang tertunda. Jadi jangan pernah kalian takut akan penderitaan hidup.
Semua manusia dalam mencapai sebuah kemenangan dan keberhasilan selalu merasakan penderitaan meskipun konteksnya berbeda-beda. Cara memperoleh kemenangan manusia harus melewati proses perjuangan keras, sama seperti seorang gelandangan harus berjuang mencari uang dengan cara apapun untuk mendapatkan sebuah makanan. Begitupun kita, untuk memperoleh keberhasilan dimasa yang akan dating kita sebagai mahasiswa wajib menuntut ilmu, belajar, mengerjakan tugas untuk memperoleh bekal dalam menjalani kehidupan nantinya dimasa yang akan datang begitupun dalam dunia kerja.
Baru-baru ini ada kasus di media masa tentang masalah penderitaan dan perjuangan dari seorang seniman kita yang sering kita kenal dengan sebutan PAK RADEN.   

Sekarang sedang heboh diperbincangkan karena hak cipta film tersebut telah diambil oleh Perum Produksi Film Negara(PPFN). Beberapa relawan yang berisi anak muda  terketuk hatinya untuk membantu Pak Raden mendapatkan lagi hak cipta film Si Unyil. Dengan acara penggalangan dana yang akan mengundang beberapa media massa itu, Pak Raden akan mengamen sebagai rasa keinginannya untuk mendapatkan lagi hak cipta film Si Unyil.
Penggalangan dana itu juga dikhususkan untuk membantu Pak Raden yang selama ini kekurangan biaya untuk mengobati penyakit encok yang mendera lutut kanannya. Penyakitnya itu didera sekitar 5 tahun yang lalu. Bahkan untuk berjalan saja Pak Raden harus dibantu oleh tongkatnya. Selain kekurangan biaya untuk pengobatan ternyata Pak Raden juga mengalami kesulitan dalam membiayai kehidupannya yang sekarang dengan usianya yang telah menginjak 79 tahun.
Apa ini balasan sebuah karya Nusantara yang banyak memberikan pesan dan amanat terbaik?
Apa pantas seorang seniman hidup sulit diatas kemewahan-kemewahan para pejabat?
Penderitaan Pak Raden tidak hanya sampai disitu saja, dia harus menyambung hidupnya dengan menjadi tamu dalam suatu acara anak-anak untuk mendongeng, menyanyi dan menggambar sesuai dengan keahlian yang dimilikinya. Tapi dengan sakit yang dideranya selama 5 tahun belakangan ini Pak Raden tidak bisa aktif lagi dalam dunia luar. Namun kesusahannya itu tidak menjadikan semangatnya putus begitu saja, dia menjadikan tempat tinggalnya sebagai panggung karena setiap orang yang lewat rumahnya boleh mampir dan menonton keahliannya dalam menyanyi,menggambar dan mendongeng. Pak Raden rela seperti itu demi mencari sesuap nasi.
Mudah sekali para petinggi melupakan jasa seorang seniman dan mengangapnya sebelah mata. Padahal PPFN pernah menjanjikan akan menyerahkan hak cipta Si Unyil kepada Pak Raden namun apa mau dikata janji hanyalah janji. Semua itu tidak terwujudkan.
Pak Raden tidak mendapatkan apa-apa dari hasil karyanya yang fenomenal itu. Malah dia mengalami berbagai penderitaan dan kesulitan yang mendera kehidupannya itu. Tapi Pak Raden tetap terus akan berjuang meraih hak cipta itu sampai akhir hayatnya.
Melihat kesulitan Pak Raden sebenarnya itu adalah sebuah tamparan keras untuk para petinggi negara yang bersikap acuh terhadap kesulitan rakyatnya sendiri apalagi Pak Raden itu bukan hanya rakyat biasa tapi seorang seniman yang memiliki karya terbaik dalam dunia perfilman anak-anak.
Hargailah hasil karya setiap orang jangan pernah menganggap sebelah mata ataupun meremahkan hasil karya dan jasa orang lain. Lindungilah hak cipta dari sebuah karya itu seberapa kecil ataupun seberapa besar karya itu.