This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 20 Mei 2012

Manusia dan Harapan


Harapan adalah  suatu keinginan yang terpendam pada manusia yang didalamnya terdapat suatu kebahagian. Semua orang pastinya memiliki sebuah Harapan, apa yang ia harapkan saat ini, esok hari atau lusa nanti terhadap nasib atau masa depan.. Harapan merupakan sebuah pengharapan diri kita terhadap seseorang, atau Allah atau kejadian yang semoga saja itu akan berpihak pada kita. Dan harapan ini akan timbul apabila kita telah melakukan sebuah tindakan.
Seperti contoh :
          Kita menyukai seorang wanita, apapun kita lakukan untuknya meskipun tenaga, materi dan waktu terbuang tapi tidak masalah sebagai usaha untuk mendapatkan perhatiannya. Setelah semua usaha kita lakukan tinggal harapan yang kita tunggu apakah dia membalas perhatian kita atau tidak.
Untuk memperoleh harapan yang kita inginkan diatas kita memerlukan kepercayaan dari usaha yang kita lakukan. Kepercayaan merupakan satu keyakinan pada sesuatu hingga mengakibatkan penyembahan, sama ada kepada Tuhan, roh atau lainnya. Dalam Pancasila pada sila pertama dijelaskan bahwa setiap warga Indonesia harus memiliki satu kepercayaan yang diyakininya “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

*    Menumbuhkan keyakinan atas pertolongan  Alloh
“Wahai orang-orang yang beriman jika kamu menolong (agama) Alloh, niscaya Dia  akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu” (QS. Muhammad (47) : 7).
Sahabat sekalian, kadang saat berbuat kebaikan kita merasa takut. Padahal kita yakin bahwa itu adalah kebaikan yang dicintai Alloh. Namun hati kita merasa begitu berat sebagaimana orang yang dibelakangnya ada ular dan didepannya ada parit. Dia akan takut untuk melampaui keduanya. Kalau terus ke depan dia takut akan jatuh ke parit tapi kalau ke belakang dia takut akan dicaplok ular. Demikian beratnya sehingga dia tidak berbuat sesuatu keculai hanya diam di tempat. Demikian pula orang yang takut untuk berbuat kebaikan sehingga tidak ada amal yang dia kerjakan. Lalu mengapa hal ini bisa dialami oleh seseorang? Diantara penyebabnya karena dia takut menerima resiko. Orang yang takut menghadapi resiko akan banyak keraguan dalam hatinya, akan banyak pikiran-pikiran yang terlintas dalam akalnya sehingga dia sangat berat untuk melakukan kebaikan bahkan boleh jadi dia batalkan kebaikan tersebut. Penyebab kedua karena dia tidak yakin kepada Alloh. Setiap kebaikan pasti akan mendapatkan keridhoan dan kecintaan Alloh. Orang yang tidak yakin kepada Alloh, tidak yakin atas balasan Alloh dalam amalnya akan terasa berat dan kadang takut dalam melakukannnya apabila itu ada resiko yang harus dihadapi. Padahal kalau dia lakukan dengan berharap atas balasan Alloh pastilah Alloh tidak akan menyia-nyiakan dirinya. Lalu bagaimana caranya menumbuhkan keyakinan kepada Alloh? Diantara jalan untuk menumbuhkan keyakinan kepada Alloh adalah :

Ø Yakin bahwa Alloh tidak akan menyia-nyiakan dirinya.
Alloh Subhanahu wa Ta’ala adalah Dzat yang Maha Pengasih dan Penyayang yang tidak mungkin menyia-nyiakan hamba-Nya yang berbuat baik. Tidaklah mungkin Alloh akan menimpakan keburukan bagi hamba-Nya yang beriman kepada-Nya. Semua yang Ia timpakan kepada hamba-Nya pastilah demi kebaikan hamba tersebut. Namun banyak orang yang tidak menyadarinya sehingga apabila ditimpa musibah dia uring-uringan bahkan tidak jarang dia sampai bersu-uzhon (berprasangka buruk) kepada Alloh. Maha suci Alloh dari perbuatan zhalim terhadap hamba-hamba-Nya. Orang yang sakit melulu, kehilangan sepeda motor, kehilangan hand phone (HP) lalu merasa disia-siakan oleh Alloh berarti dia tidak yakin kepada Alloh.  Karena boleh jadi hal tersebut sebagai jalan sedekah baginya yang selama ini tidak pernah sedekah, atau barangkali hal itu sebagai jalan penebus atas dosa-dosanya selama ini, atau untuk menaikkan derajatnya di sisi Alloh.
Ketika Ummu Musa diperintahkan untuk menghanyutkan si Musa yang masih bayi untuk menyelamatkan kezhaliman penguasa Fir’aun yang mengharuskan rakyatnya untuk membunuh setiap bayi laki-laki yang lahir, dia yakin bahwa perintah Alloh pasti akan mendatangkan kebaikan. Sehingga ia hanyutkan si bayi Musa dalam sebuah papan dan terus ia awasi sampai Alloh mendatangkan orang yang memungutnya. Maha suci Alloh, ternyata istri Fir’aun sendiri yang menemukan bayi tersebut sehingga Musa selamat dari pembunuhan penguasa Fir’aun dengan rahmat Alloh. Demikian pula Ibrahim juga mempunyai keyakinan yang kuat atas pertolongan Alloh ketika dia harus menghancurkan patung-patung yang disembah oleh kaumnya, termasuk bapaknya sendiri yang membuat patung yang disembah tersebut. Demikianlah keyakinan yang semestinya dimiliki oleh para pejuang kebenaran, yakin bahwa Alloh tidak akan menyia-nyiakan apa yang ia perjuangkan selama ini.
Ø Yakin bahwa Alloh akan menolongnya
Seorang mukmin yang memperjuangkan kebenaran, menegakkan agama Alloh agar mulya di muka bumi haruslah mempunyai keyakinan yang kuat bahwa Alloh pasti akan menolongnya. Sebagaimana firman Alloh : “wahai orang-orang yang beriman jika kamu menolong (agama) Alloh niscaya Dia  akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu” (QS. Muhammad (47) : 7). Demikianlah Alloh akan menolong siapapun yang menolong  agama-Nya bahkan meneguhkan kedudukan orang tersebut. Itulah tanda kasih sayang Alloh, yang akan memberikan balasan siapapun yang berjuang untuk agama-Nya dengan balasan yang jauh lebih baik dari apa yang ia korbankan untuk agama-Nya. Kalaupun sekarang kita lihat banyak orang-orang yang tidak sholeh menguasai bumi ini, kita harus yakin bahwa suatu saat nanti Alloh akan menjadikan orang-orang sholeh menjadi penguasa di muka bumi ini. Karena bumi ini bukan diwariskan kepada orang-orang yang tidak sholeh, tapi diwariskan kepada orang-orang sholeh yang senantiasa menegakkan agama Alloh.
Ø Yakin akan pahala dari Alloh.
Kalau seseorang melakukan sholat jama’ah di masjid maka dia yakin bahwa Alloh akan melipatkangandakan pahalanya 27 derajad, dia yakin bahwa Alloh lebih mencintai dirinya 27 kali derajad  daripada ketika dia sholat sendirian. Demikianlah seharusnya yang dimiliki oleh seorang mukmin, yakin bahwa Alloh akan memberikan balasan pahala dari usahanya dalam setiap ibadah dan amal sholeh. Sehingga mempunyai motivasi dan oprimisme dari setiap ibadah dan amal sholehnya. Sebagaimana firman Alloh : “Tidak ada balasan kebaikan kecuali dengan kebaikan (pula)” (QS. ar Rohman : 60). Ketika Mus’ab Bin Umair ikut perang Badar, beliau mengunyah satu biji kurma merasa sangat lama kalau harus menunggu sampai habis biji kurma tersebut untuk mendapatkan balasan Alloh berupa surga bagi mereka yang mati syahid. Kita bisa bayangkan berapa lama untuk mengunyah sebiji kurma, paling satu menit. Tapi satu menit menunggu syahid bagi Mus’ab Bin Umair merupakan waktu yang sangat lama.
Ø Yakin akan manhaj (aturan) Alloh
Kalau suatu perusahaan tidak ada aturan mainnya kita akan tahu hanya dalam sehari saja perusahaan tersebut pasti akan hancur. Kalau ada orang yang mempunyai sepeda motor Honda tidak mentaati aturan perawatannya semisal oli yang seharusnya diganti tiap bulan tapi diganti tiap tahun pastilah motor tersebut akan cepat rusak. Dan aturan yang dipakaipun adalah aturan yang dibuat oleh pabrik Honda karena merekalah yang tahu seluk-beluk motor yang dibuatnya. Kita bisa bayangkan bagaimana jika sepeda motor tersebut dipelihara dengan aturan mesin jahit, tentu akan hancur berantakan. Demikianlah setiap sisi kehidupan haruslah ada aturan mainnya. Menikah juga ada aturan mainnya. Ada kisah menarik, ketika ada seorang ikhwan yang menginginkan segera menikah  dia mendatangi kantin di fakultas lain tempat ia kuliah. Ketika sudah sampai di kantin tersebut dan di situ ada seorang akhwat yang menarik hatinya, ia duduk di dekat si akhwat dan langsung menawarkan diri untuk menikahi si akhwat kalau si akhwat memang berkenan. Karena si akhwat tidak tahu siapa si ikhwan tadi, ia menjadi bingung. Ta’aruf saja belum, tahu-tahu langsung menawarkan diri untuk menikah. Kita salut atas keberanian si ikhwan tadi semoga Alloh memudahkan urusannya. Tapi dalam menikah ada aturannya yang mesti dilalui sehingga bisa menggapai keluarga yang barokah.
Dan kita hidup di dunia ada aturannya. Allohlah yang menciptakan bumi ini dan seisinya termasuk kita. Dia pulalah yang berhak membuat aturannya karena Dialah yang lebih tahu apa yang Dia ciptakan. Dengan keyakinan terhadap manhaj Alloh ini akan mendatangkan assa’adah wal karomah (bahagia dan mulia) tidak hanya di dunia tapi juga di akherat. Dan siapa yang hidup di bumi Alloh ini tanpa memakai aturan Alloh, maka tunggulah saat kehancurannya. Wallohu a’lam.

Ya Alloh, wahai Dzat yang Maha Pengampun, ampunilah dosa-dosa kami, ampunilah sekiranya kami selama ini jarang mengingati-Mu, ampunilah kalau selama ini kami   belum bisa menegakkan aturan-Mu. Ya Alloh ya Tuhan kami, berikan cahaya-Mu ke dalam hati kami, jadikanlah hati kami hati yang selalu rindu kepada-Mu, hati yang selalu rindu untuk berjuang di jalan-Mu, hati yang tidak pernah melupakan-Mu. matikanlah kami dalam keadaan huznul khotimah, kumpulkanlah kami kelak bersama-sama dengan Rosululloh, bersama para nabi-Mu, bersama dengan para shodiqin, para syuhada’, bersama dengan orang tua kami, anak istri kami dan bersama orang-orang sholeh yang sangat Engkau sayangi dan Engkau kasihi. Amiin.

Tanggung Jawab, Pengabdian dan Pengorbanan





Manusia dilahirkan mempunyai segalanya, seperti pikiran dan nafsu. Manusia dapat melakukan apa saja di dunia ini, dengan mengambil suatu keputusan yang menurutnya benar, tetapi dibalik semua itu pasti ada dampak baik dan buruknya oleh karena itu dibutuhkannya sifat bertanggung jawab pada manusia. Tanggung jawab adalah sebuah bentuk bukti dimana kita sebagai individu bertanggung jawab atas segala tindakan dan keputusan yang kita lakukan, baik dan buruk harus kita pertanggung jawabkan.  
Ø Jenis Tanggung Jawab :
Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri yaitu siap menerima resiko atas keputusan yang diambil baik itu merugikan diri sendiri atau pun menguntungkan diri sendiri.
Contoh : seorang pelajar yang menyadari bahwa bsok aka nada ujian tetapi tidak mau belajar dan disaat ulangan berlangsung dia tidak dapat mengerjakan soal karena dia tidak belajar.
Tanggung Jawab Terhadap Keluarga
          Tanggung jawab terhadap keluarga yaitu bertanggung jawab atas keputusan yang diambil tanpa harus melibatkkan keluarga dalam menyelesaikan masalah dari keputusan itu sendiri.  Biasanya masalah ini dialami oleh seorang suami yang harus bertanggung jawab atas kebutuhan keluarganya.   
Contoh : ayah bertanggung jawab terhadap istri dan anak-anaknya dalam mencukupi kebutuhannya baik kebutuhan primer maupun kebutuhan sekunder dengan cara bekerja keras untuk keluarga.
Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat
          Tanggung jawab terhadap terhadap masyarakat yaitu bertanggung jawab terhadapat lingkungannya tanpa harus merugikan lingkungannya. Tanggung jawab seperti ini biasanya dialami oleh seorang pemimpin dari ketua kelas, ketua BEM, ketua RT, sampai pejabat yang bertanggung jawab atas rakyatnya.
.
Contoh : saya adalah seorang ketua kelas, saya bertanggung jawab atas kelas yang saya pimpin jika tidak ada dosen maka saya akan menanyakan apakana da tugas atau tidak, jika teman saya membolos atau pun tidak masuk saya harus melaporkannya terhadap dosen.
Tanggung Jawab Terhadap Bangsa/Negeri
Bertanggung jawab terhadap bangsa yaitu sebagai warga Negara suatu Negara harus siap menerima resiko dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia terikat oleh norma norma atau ukuran ukuran yang dibuat oleh Negara. Manusia tidak dapat berbuat semuanya sendiri bila perbuatan manusia itu salah maka ia harus bertanggung jawab kepada Negara.
Contoh : Seseorang aparatur negara rela mengorbankan jiwa dan raga nya terhadap bangsa nya karena merupakan tanggung jawabnya terhadap negara/bangsa.
Tanggung Jawab Terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan. Sehingga dikatakan tindakan manusia tidak lpas daei hukuman hukuman Tuhan. Yang diruangkan dalam berbagai kitab suco melalui berbagai macam agama. Pelanggaran dari hukuman hukuman  tersebut akan segera diperingatkan oleh Tuhan dan jika perungatan yang keraspun manusia masih juga tidak menghiraikan maka Tuhan akan melakukan kutukan. Sebab dengan mengabaikan perintah perintah Tuhan. Berarti menginggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan terhadap Tuhan sebagai penciptanya. Bahkan untuk memenuhi tanggungjawabnya manusia harus berkorban.
Contoh : setiap manusia wajib melaksanakan kewajiban nya mejalankan agama yang dipercayai nya, karena itu merupakan tanggung jawab dirinya terhadap Tuhan.
Pengabdian adalah bukti dari sebuah pengorbanan sama seperti yang dilakukan oleh seorang tentara yang berkorban demi bangsanya sebagi buti pengabdiannya. Tentara siap mati untuk membela negaranya dan mempertahankan kedaulatan negaranya. Jadi antara tanggung jawab, pengabdian dan pengorbanan dalam hidup saling terikat satu sama lain.  

Rabu, 09 Mei 2012

Pandangan Hidup dan Cita-Cita


Pandangan hidup adalah sebuah tujuan hidup manusia untuk masa depannya. Masa depan adalah masa dimana manusia meningkatkan kualitas hidupnya yang awalnya tidak bisa menjadi bisa dan yang awalnya gagal menjadi berhasil. Tetapi perjalanan menuju masa depan tidak selamanya mulus, banyak cobaan dan rintangan. Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar itu manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang disebut pandangan hidup.

Pandangan hidup berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
1.     Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2.     Pandangan hidup yang berupa ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada suatu Negara.
3.     Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi, maka panandangan hidup itu disebut ideology. Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsure unsur yaitu : cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan. CIta-cita ialah apa yang diinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan. Tujuan yang hendak dicapai ialah kebajikan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia makmur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan. Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan jasmana, dan kepercayaan kepada Tuhan.
            Pandangan hidup membawa manusia menuju cita-citanya yang sebenarnya. Bagaimana cara manusia menjalankan hidup ini dengan pandangan hidupnya sendiri yang diyakininya untuk mencapai cita-cita sebenarnya. Cita-cita yang baik adalah cita-cita yang dapat dicapai melalui kerja keras, kreativitas, inovasi, dukungan orang lain dan sebagainya. Khayalan hasil melamun cenderung tidak logis dan bersifat mubazir karena banyak waktu yang terbuang untuk menghayal yang tidak-tidak. Dalam bercita-cita pun sebaiknya jangan terlalu mendetail dan fanatik karena kita bisa dibuat stres dan depresi jika tidak tercapai. Contoh adalah seseorang yang punya cita-cita jadi dokter. Ketika dia tidak masuk jurusan ipa dia stress, lalu gagal snmptn / spmb kedokteran dia stress, dan seterunya.
Tidak semua orang bisa menentukan cita-cita. Jika tidak bisa menentukan cita-cita, maka bercita-citalah untuk menjadi orang yang berguna dan dicintai orang banyak dengan hidup yang berkecukupan. Untuk mendapatkan motivasi dalam mengejar cita-cita kita bisa mempelajari kisah sukses orang lain atau membaca atau melihat film motivasi hidup seperti laskar pelangi. Tapi jangan lupa dengan cita-cita setelah kita mati nanti yaitu masuk surga. Masuk surga pun harus kita perjuangkan selama kita hidup di dunia karena hidup kita pada dasarnya adalah untuk ibadah dan merupakan ujian Tuhan kepada kita. Kita mati tidak membawa apa-apa selain amal ibadah kita.
Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yagn sesuai dengan norma-norma agama dan etika. Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik, mahluk bermoral. Atas dorongan suara hatinya manusia cenderung berbuat baik. Sebagai mahluk pribadi, manuda dapat menentukan sendiri apa yang baik dan apa yang buruk. Baik dan buruk itu ditentukan oleh suara hati. Suara hati adalah semacam bisikan didalam hati yang mendesak seseorang, untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatan, tindakan atau tingkah laku. Jadi suara hati dapat merupakan hakim untuk diri sendiri.
Untuk mencapai cita-cita yang ingin kita capai diperlukan sebuah perjuangan keras dari setiap individu dengan cara kerja keras dan terus berdoa. Ingat kah kalian dengan peribahas “Berakit-Rakit Kehulu Berenang-Renang Ketepian, Bersakit-Sakit Dahulu Bersenang-Senang Kemudian”. Peribahasa ini lah yang menunjukkan bahwa setiap manusia harus berjuang keras untuk memperoleh cita-citanya.   

Sabtu, 05 Mei 2012

Keadilan Apa sih?


Pencarian keadilan memotivasi banyak orang untuk melakukan banyak hal, baik positif maupun negatif. Alasan keadilan juga banyak dikemukakan sebagai alasan suatu tuntutan atau menjadi basis argumen dalam sebuah perdebatan. Hal ini membuat saya berpikir: apa sih sebenarnya keadilan itu?
Apakah keadilan berarti sama? Jika saya sama dengan anda, maka berarti adil? Ini adalah maksud yang sering di”cantol”kan dengan kata keadilan. Sebenarnya kita memiliki kata khusus untuk ini yang disebut “kebersamaan”, seharusnya kata ini yang digunakan jika kita mengemukakan konsep keadilan yang sama.
Apakah keadilan berarti perbedaan? Jika memang kita berbeda, tentunya keadilan adalah perlakukan yang berbeda sesuai dengan perbedaannya. Perlakuan lebih perlu diberikan kepada kaum minoritas, sedangkan yang sudah mayoritas yaa biarkan saja. Yang kurang dilebihkan, yang lebih yaa dikurangkan (berbeda khan perlakuannya)
Hakikat arti keadilan seperti ini sebenarnya mirip dengan yang kedua, yaitu ingin sama. kita harus diperlakukan berbeda supaya sama. Padahal perlakuan berbeda itu khan udah tidak sama, jadi pengin adil dengan cara tidak adil? Apakah keadilan berarti “pada tempatnya”? Ada lagi yang saya sering temui, pendapat yang menyatakan bahwa keadilan itu yaa harus dilihat “pada tempatnya”/konteksnya.  Adil bisa berarti sama, bisa berarti beda.
Problemnya adalah kalau udah bicara konteks, berarti tambah persepsi. Kalau diawal hanya persepsi akan arti keadilan berbeda, sekarang ditambah persepsi akan konteksnya. Yaa lumayan lah, dengan konteks, paling tidak mencoba untuk saling mengerti. Hanya saja kalau udah saling mengerti apakah berarti akan saling mau mengorbankan kepentingan? Karena mengerti dan berkorban itu adalah 2 bukit yang terkadang masih memiliki jalan panjang.
Pengertian Keadilan pada hakikatnya adalah memperlakukan seseorang atau pihak lain sesuai dengan haknya. Yang menjadi hak setiap orang adalah diakuai dan diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya, yang sama derajatnya, yang sama hak dan kewajibannya, tanpa membedakan suku, keturunan, dan agamanya.
Sila kelima pada Pancasila, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Pada sila ini dijelaskan bahwa keadilan adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Semua rakyat memiliki keadilan yang sama, jika salah katakana salah dan jika benar katakana benar. Tetapi kondisi sekarang telah berubah, katakana salah bagi yang tidak memiliki uang dan selamatkan yang salah dari jerat hokum karena dia memiliki uang. Ini adalah masalah terbesar bangsa, hal seperti ini sudah mendarah daging di Indonesia. Tidak jelas kapan semua ini terjadi, semuanya mengalir begitu saja sampai dengan saat ini yaitu puncak dari ketidakjelasan ideologi bangsa ini. apakah Pancasila masih menjadi akar dari bangsa ini? ataukah hanya menjadi sejarah? Semua ada ditangan rakyat, pemuda. Mulai dari diri kita sendiri, keluarga, lingkungan dan organisasi, jadikan Pancasila sebagai akar kekuatan diri sendiri, keluarga, lingkungan dan organisasi.
Dari penjelasan diatas jelas bahwa Negara kita penuh dengan kecurangan dan keserakahan. Kita sebagai penerus bangsa harus menunjukkan sikap jujur sejak dini sejak duduk dibangku sekolah dengan sikap tidak menyontek, tidak membolos, karena semua itu adalah sikap tidak bertanggung jawab atas diri sendiri dan orang tua yang telah banyak memberikan biaya untuk kita sekolah.
Dibalik kebaikan pasti ada keburukan dibalik sikap jujur pasti ada kecurangan. Kecurangan adalah sifat mendapatkan sesuatu dengan segala cara baik halal maupun haram. Kecurangan dalam kehidupan adalah lawan dari sebuah kejujuran. Manusia bersikap curang untuk memperoleh kepuasan tanpa memikirkan dampak bagi dirinya maupun orang lain.

Kamis, 26 April 2012

Penderitaan Pak Raden

Penderitaan adalah sebuah pengungakapan perasaan manusia dari kata derita yang artinya merasakan kondisi yang sangat menyakitkan. Derita atau penderitaan dialami oleh semua manusia. Manusia dalam menjalankan kehidupannya tidak selamanya merasakan kondisi happy (gembira), selalu ada cobaan dan masalah yang membuat manusia merasa menderita. Penderitaan dalam hidup adalah suatu cobaan dari Tuhan, jika kita sanggup mewatinya berarti kita termasuk manusia yang berhasil dan dari suatu penderitaan akan timbul sebuah kebahagiaan yang tertunda. Jadi jangan pernah kalian takut akan penderitaan hidup.
Semua manusia dalam mencapai sebuah kemenangan dan keberhasilan selalu merasakan penderitaan meskipun konteksnya berbeda-beda. Cara memperoleh kemenangan manusia harus melewati proses perjuangan keras, sama seperti seorang gelandangan harus berjuang mencari uang dengan cara apapun untuk mendapatkan sebuah makanan. Begitupun kita, untuk memperoleh keberhasilan dimasa yang akan dating kita sebagai mahasiswa wajib menuntut ilmu, belajar, mengerjakan tugas untuk memperoleh bekal dalam menjalani kehidupan nantinya dimasa yang akan datang begitupun dalam dunia kerja.
Baru-baru ini ada kasus di media masa tentang masalah penderitaan dan perjuangan dari seorang seniman kita yang sering kita kenal dengan sebutan PAK RADEN.   

Sekarang sedang heboh diperbincangkan karena hak cipta film tersebut telah diambil oleh Perum Produksi Film Negara(PPFN). Beberapa relawan yang berisi anak muda  terketuk hatinya untuk membantu Pak Raden mendapatkan lagi hak cipta film Si Unyil. Dengan acara penggalangan dana yang akan mengundang beberapa media massa itu, Pak Raden akan mengamen sebagai rasa keinginannya untuk mendapatkan lagi hak cipta film Si Unyil.
Penggalangan dana itu juga dikhususkan untuk membantu Pak Raden yang selama ini kekurangan biaya untuk mengobati penyakit encok yang mendera lutut kanannya. Penyakitnya itu didera sekitar 5 tahun yang lalu. Bahkan untuk berjalan saja Pak Raden harus dibantu oleh tongkatnya. Selain kekurangan biaya untuk pengobatan ternyata Pak Raden juga mengalami kesulitan dalam membiayai kehidupannya yang sekarang dengan usianya yang telah menginjak 79 tahun.
Apa ini balasan sebuah karya Nusantara yang banyak memberikan pesan dan amanat terbaik?
Apa pantas seorang seniman hidup sulit diatas kemewahan-kemewahan para pejabat?
Penderitaan Pak Raden tidak hanya sampai disitu saja, dia harus menyambung hidupnya dengan menjadi tamu dalam suatu acara anak-anak untuk mendongeng, menyanyi dan menggambar sesuai dengan keahlian yang dimilikinya. Tapi dengan sakit yang dideranya selama 5 tahun belakangan ini Pak Raden tidak bisa aktif lagi dalam dunia luar. Namun kesusahannya itu tidak menjadikan semangatnya putus begitu saja, dia menjadikan tempat tinggalnya sebagai panggung karena setiap orang yang lewat rumahnya boleh mampir dan menonton keahliannya dalam menyanyi,menggambar dan mendongeng. Pak Raden rela seperti itu demi mencari sesuap nasi.
Mudah sekali para petinggi melupakan jasa seorang seniman dan mengangapnya sebelah mata. Padahal PPFN pernah menjanjikan akan menyerahkan hak cipta Si Unyil kepada Pak Raden namun apa mau dikata janji hanyalah janji. Semua itu tidak terwujudkan.
Pak Raden tidak mendapatkan apa-apa dari hasil karyanya yang fenomenal itu. Malah dia mengalami berbagai penderitaan dan kesulitan yang mendera kehidupannya itu. Tapi Pak Raden tetap terus akan berjuang meraih hak cipta itu sampai akhir hayatnya.
Melihat kesulitan Pak Raden sebenarnya itu adalah sebuah tamparan keras untuk para petinggi negara yang bersikap acuh terhadap kesulitan rakyatnya sendiri apalagi Pak Raden itu bukan hanya rakyat biasa tapi seorang seniman yang memiliki karya terbaik dalam dunia perfilman anak-anak.
Hargailah hasil karya setiap orang jangan pernah menganggap sebelah mata ataupun meremahkan hasil karya dan jasa orang lain. Lindungilah hak cipta dari sebuah karya itu seberapa kecil ataupun seberapa besar karya itu.

Jumat, 20 April 2012

Fakta Tentang Ideologi Pancasila Saat Ini


Jika kalian ditanya Apakah Pancasila masih digunakan sebagai dasar Negara? Jawabannya iya.
Tetapi jika kalian ditanya Apakah ideologi Pancasila masih diterapkan di Negara ini? jawabannya tidak.

Lahirnya Pancasila sebagai ideologi bangsa adalah pilihan terbaik karena kandungan dasarnya yang berawal dari kitab Negarakertagama yang mengandung arti luas bagi bangsa ini yaitu ”walaupun berbeda tetapi tetap satu jua”. Tetapi saat ini nilai-nilai luhur itu sudah luntur dikarenakan individu Indonesia yang semakin meninggalkan ideologi bangsasnya. Pancasila terbentuk dari 5 sila yang mempunya arti, sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa disini jelas bahwa bangsa Indonesia menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan, setiap warga Negara Indonesia harus memeluk agama yang diyakininya dengan sebaik-baiknya. Tetapi saat ini rakyat Indonesia banyak yang tidak peduli dengan keyakinannya, narkoba, seks bebas apakah itu mencerminkan Pancasila sila pertama? Semua agama mengutuk keras umatnya menggunakan narkoba dan melakukan seks bebas, tetapi inilah yang terjadi di Indonesia saat ini.
Sila kedua Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab disini dijelaskan bahwa rakyat Indonesia mempunyai rasa kemanusiaan yang tinggi rasa keadilan dan beradab. Tetapi saat ini banyak sikap-sikap masyarakat kita yang keluar dari nilai-nilai pada sila kedua. Tawuran antar suku, antar desa, dimana rasa kemanusiaan rakyat Indonesia saat ini? main hakim sendiri, dimna rasa keadilan kita dan bagaimana kinerja penegak hukum kita, apakah sudah bersikap arif dan adil? Banyak kasus-kasus kriminal yang tidak dituntaskan dikarenakan hukum dan penegak hukumnya dapat dibeli, inikah ideologi Pancasila?
Sila ketiga Persatuan Indonesia. Pancasila mengajarkan kita warga negaranya untuk mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa, tetapi apa kenyataannya? Perbedaan suku sekarang menjadi masalah yang sangat rumit, perbedaan agama menjadi permasalahan saling serang dan saling caci, apa ini yang dinamakan ideologi bangsa sila ke 3? Pemimpin dinegara ini semuanya sibuk untuk saling sikut dan menjatuhkan satu sama lain untuk memperoleh kedudukan, bukan bergerak untuk memajukan bangsa dan Negara. Mau dibawa kemana Indonesia saat ini oleh pemimpin kita?
Sila kempat Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan. Pada sila keempat Pancasila mengajarkan kita untuk selalu bermusyawarah dalam menyelesaikan suatu permasalah, semuanya bersifat transaparan tidak ada yang ditutup-tutupi. Tapi saat ini banyak kasus korupsi yang sengaja ditutup oleh penegak hukum, karena itulah  banyak mahasiswa, buruh, rakyat kecil turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasinya dengan tujuan ada jalan keluar dari masalah yang menyekek rakyat. Tetapi demonstrasi tidak pernah berujung musyawarah antar 2 pihak melainkan kisruh antar 2 pihak.
Sila kelima Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Pada sila ini dijelaskan bahwa keadilan adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Semua rakyat memiliki keadilan yang sama, jika salah katakana salah dan jika benar katakana benar. Tetapi kondisi sekarang telah berubah, katakana salah bagi yang tidak memiliki uang dan selamatkan yang salah dari jerat hokum karena dia memiliki uang. Ini adalah masalah terbesar bangsa, hal seperti ini sudah mendarah daging di Indonesia. Tidak jelas kapan semua ini terjadi, semuanya mengalir begitu saja sampai dengan saat ini yaitu puncak dari ketidakjelasan ideologi bangsa ini. apakah Pancasila masih menjadi akar dari bangsa ini? ataukah hanya menjadi sejarah? Semua ada ditangan rakyat, pemuda. Mulai dari diri kita sendiri, keluarga, lingkungan dan organisasi, jadikan Pancasila sebagai akar kekuatan diri sendiri, keluarga, lingkungan dan organisasi. 

Manusia dan Keindahan


Keindahan adalah kekuatan, ketulusan hati adalah pemurninya, senyum adalah jalannya, nasehat adalah kekayaannya, persahabatan adalah dunianya, dan cinta adalah alamnya. Tuhan menghubungkan diri-Nya dengan setiap jiwa, melalui sentuhan yang menggetarkan hati. Maka jika jiwamu bergetar karena sebuah keindahan, baik itu dari kalimat atau keadaan, sujudkanlah hatimu, karena sesungguhnya engkau sedang berada dalam kehadiran Tuhan yang sedang menyentuh dan menuntun hatimu menuju pengertian yang membebaskanmu dari keraguan dan ketakutanmu. Engkau terhubung sangat dekat dengan Tuhanmu. Semua yang kau minta telah didengar dan diangguki-Nya, sekarang tinggal engkau yang memantaskan diri bagi jawaban indah dari-Nya. _Mario Teguh_


            Keindahan sebagai suatu kualitas yang abstrak merupakan keindahan yang tidak dapat diukur nilai keindahannya karena keindahan yang bersifat abstrak juga bersifat relative yakni apabila kita melihat sesuatu yang indah itu belum tentu indah untuk orang lain. Contohnya lukisan yang beralirkan sifat abstrak tidak semua orang mengerti akan keindahan lukisan tersebut hanya segelintir orang saja yang mengerti dari keindahan lukisan tersebut berdasarkan intuisinya dan jiwa seni dari masing-masing orang tersebut. Keindahan sebagai sebuah benda tertentu yang indah merupakan keindahan yang bersifat pasti dan dapat dengan mudah diterima oleh pandangan dari masyarakat dan mempunyai nilai yang berbanding terbalik dengan keindahan bersifat abstrak, contohnya pemandangan yang indah di pedesaan dan itu sudah pasti keindahannya dan apabila ada yang menganggap itu tidak indah maka orang tersebut tidak memiliki jiwa seni dan tidak mengerti akan arti dari keindahan.
Keindahan itu sangat luas bahasannya, sesuatu yang awalnya buruk, menyakitkan pasti di akhir oleh keindahan. Semua yang ada di dunia ini adalah ciptaan Tuhan, apapun itu dan semua ciptaan Tuhan yang sempurna atau pun tidak sempurna pasti akan membawa keindahan. Laut diciptakan oleh Tuhan dengan penuh keindahan dan pesonannya. Laut yang didalamnya terdapat kehidupan yang sangat indah jutaan ikan sebagai penghuni abadi lautan, tumbu karang yang ada sebagai sahabat ikan-ikan semuanya terasa indah untuk dipandang, dirasakan dan dinikamati.
Pengertian ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya , yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu. Pengertian intrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri. Dengan kata lain keindahan secara ekstrinsik hanya dilihat dari kacamata seseorang dari luarnya tanpa harus memikirkan apa maknanya, tetapi keindahan yang dilihat secara instrinsik berarti kita sebagai penikmatnya mengerti dengan apa yang terkandung dari keindahan tersebut.
Renungan adalah suatu cara manusia dalam mengimplementasikan dirinya dalam suatu ketenangan jiwa. Merenung adalah cara terbaik untuk meditasi, menyadari segala kesalahan untuk belajar menjadi individu yang lebih baik dimata Tuhan, manusia dan makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Bisa dikatakan melalui kekuatan sugesti yang positif manusia bisa menjadi individu yang lebih baik.
Kehidupan serasi, selaras, dan seimbang akan tumbuh dan berkembang dengan baik apabila antara kita bersikap dan berprilaku sesuai dengan kodrat, harkat, dan martabat manusia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Keserasian merupakan kondisi yang menggambarkan terpadunya unsure-unsur yang terlibat dalam kehidupan bersama. Seperti kita ketahui, alam semesta terdiri atas makhluk hidup dan makhluk tak hidup. Keserasian merupakan gambaran suasana yang tertib, teratur, aman, damai, dan tentram lahir batin. Baik dalam kehidupan secara individu, keluarga, masyarakat, maupun berbangsa dan bernegara. Keserasian terwujud apabila masing-masing individu dan lembaga-lembaga masyarakat menyadari serta melaksanakan tugas, fungsi, hak, dan kewajibannya dengan penuh tanggung jawab. Baik serasi dalam beragama, berkebudayaan dan sebagainya.

  

Sabtu, 07 April 2012

Keragaman Cara Memuja Tuhan di Indonesia


    
Upaya pemerintah untuk selalu menciptakan kondisi kerukunan diantara umat beragama sejatinya sudah dilakukan dengan cukup baik. Terwujud dengan adanya beberapa kebijakan yang dibuat pemerintah untuk menertibkan pendirian rumah ibadah yang dianggap faktor yang cukup krusial dan memiliki kerentanan terhadap terjadinya konflik. Potensi konflik yang ditimbulkan oleh persoalan pendirian rumah ibadah biasanya dapat muncul antara lain karena belum adanya penjelaasan mengenai persyaratan dan tata cara pendirian rumah ibadah ; proses perizinan rumah ibadat sering berlarut-larut, penyalahgunaan rumah tinggal atau bangunan lain yang difungsikan sebagai rumah ibadat ; pendirian atau keberadaan rumah ibadat yang sesuai dengan prosedur yang berlaku dan tidak sesuai dengan aspirasi masyarakat setempat ; pengaturan masing-masing pemerintah daerah yang masih seragam atau bahkan masih banyak pemerintah daerah yang belum memiliki regulasi untuk mengatur pendiriaan rumah ibadat ; serta kurangnya komunikasi antar pemuka agama disuatu wilayah.
            Yang paling penting dari semua ini adalah bersikap menghormati satau sama lain. Disaat umat Islam sedang beribadah di Masjid diharapkan pengguna jalan di sekitar masjid tidak mengganggu jalannya peribadatan, disaat umat Islam menjalankan puasa semuanya menghargai untuk tidak makan di tempat umum, disaat umat Kristen sedang beribadah di Gereja semua juga menghargai peribadatannya dengan menjaga ketertiban dan kebisingan begitu juga dengan agama-agama yang lain. Saling menghormati teman di kampus, sekolah, tempat kerja mempersilahkannya mengutamakan ibadat adalah cerminan hidup tenggang rasa di Indonesia.
            Sekarang tinggal bagaimana manusiannya yang menjalankan ibadah sesuai yang di perintahkan oleh Tuhannya. Sebagaimana ditegaskan bahwa dalam memahami pluralitas kehidupan, kita harus melihat bahwa hubungan dengan umat lain adalah sebagai komunikasi sosial. Sesama umat manusia boleh mendatangi umat lain ketika diundang dalam pernikahan. Dengan umat lain, kita boleh membantu ketika mereka membutuhkan bantuan sosial, bahkan sebagaimana dicontohlan Rasulullah SAW mereka dilindungi, dan dijamin keamanannya walaupun hidup dalam komunitas umat Islam.
Karena itu, dalam kontek keyakinan, umat Islam harus tegas, tetapi dalam hal sosial, maka umat Islam harus toleran. Maka di sinilah batasan-batasan toleransi itu. Terkait dengan kemanusiaan, pemahaman boleh, bahkan mengajak mereka untuk berdialog untuk mencari titik temu, tentang mana yang boleh kita lakukan dan tidak. Maka ketika ada orang lain, mengajak untuk mengikuti ibadahnya, atau mereka mengikuti ibadah kita, kita juga harus tegas menolak dan melarangnnya. Jadi tidak ada istilah basa-basi atau sungkan, dalam kaitannya dengan aqidah. Tetapi dalam bahasa sosial, kita harus bisa menjadi orang yang menghormati orang lain, melindungi orang lain, walaupun mereka berbeda keyakinan.

DAFTAR PUSTAKA
http://agama.kompasiana.com/2010/11/11/tenggang-rasa-antar-umat-beragama/


Sabtu, 31 Maret 2012

Teknologi Dapat Membutakan Akidah Islam




Internet kini bukanlah barang baru bagi masyarakat di Indonesia. Dari kota besar hingga pelosok desa, ia sudah menjadi ‘santapan’ sehari-hari sebagian besar orang. Hasil riset memperlihatkan bahwa pertumbuhan pengguna Internet di Indonesia terus meningkat. Jika di tahun 2010 lalu rata-rata penetrasi pengguna Internet di kota urban Indonesia masih 30-35 persen, di tahun 2011 ini ditemukan oleh MarkPlus Insight bahwa angkanya sudah di kisaran 40-45 persen.
Hasil riset yang dirilis oleh Majalah Marketeers ini, dilakukan oleh MarkPlus Insight terhadap 2161 pengguna Internet di Indonesia memberikan gambaran jelas mengenai tren penggunaan Internet di Indonesia. Menurut MarkPlus Insight, jumlah pengguna Internet di Indonesia pada tahun 2011 ini sudah mencapai 55 juta orang, meningkat dari tahun sebelumnya di angka 42 juta.
Bahkan menurut Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Media Massa Kementerian Komunikasi dan Informatika Henry Subiakto sebagaimana dirilis oleh Antara, diperkirakan pada tahun 2015 nanti, pengguna internet di Indonesia dapat mencapai 100 juta orang.
Sementara menurut data yang diperoleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Aplikasi Telematika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menunjukkan hampir 30 persen pengguna Internet di Tanah Air berasal dari kalangan remaja berusia 15-24 tahun.
Lalu, apa yang biasa dilakukan remaja maupun orang dewasa dalam mengakses internet? Menurut pengakuan sebagian orang, mereka banyak mengakses internet untuk membaca berita atau informasi berharga lainnya. Tapi tak dapat dipungkiri, pengguna internet tersebut juga lebih gemar lagi membuka akun facebook dan twitter mereka.
Saking banyaknya orang yang mengakses internet dalam kehidupan sehari-hari menurut Henry Subiakto, pengguna Internet wilayah Jakarta ditetapkan sebagai pengguna Internet dan Twitter terbesar di Asia.

ü  Dunia Maya Menjerumuskan Ke Dalam Dosa
Di antara sekian banyak pengguna internet tersebut, tidak semua memiliki kesadaran untuk membentengi diri dari dampak negatif yang disajikan internet. Ya, sebab tak semua situs menampilkan hal-hal yang positif dan bermanfaat. Terlebih, tidak semua pengguna internet memiliki niat yang baik ketika beraktivitas di dunia maya.
Kedengarannya memang terkesan hiperbola. Tetapi, memang benar bahwa dunia maya juga bisa membuat kita terjerumus ke dalam dosa, jika kita sampai terperangkap pada hal-hal negatif yang tersaji di internet.
Inilah sebagian diantara efek negatif internet:
1.      Pornografi
Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, tidak selalu salah. Dengan kemampuan menyampaikan informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela. Di internet terdapat gambar-gambar porno dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
2.      Penipuan
Meski kejahatan yang satu ini juga merajalela di dunia apapun, dunia maya juga tak luput dari serangan penipu. Cara terbaik adalah dengan tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang kita dapatkan pada penyedia informasi tersebut.
3.      Perjudian
Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu lagi pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Tinggal duduk di depan komputer, bisa langsung berjudi.
4.      Mengurangi Sifat Sosial Manusia
Orang yang sering berinteraksi di dunia maya cenderung lebih suka berhubungan melalui internet dari pada bertatap muka (face to face). Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi. Kejahatan seperti menipu dan mencuri dapat dilakukan di internet, sehingga kejahatan juga ikut berkembang. Internet juga bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut.
Kita tentu saja berharap tidak akan pernah menjadi korban kejahatan apapun yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab di dunia maya. Tapi yang lebih penting adalah, kesadaran diri kita untuk senantiasa waspada dan membentengi diri dari hal-hal negatif tersebut.
ü  Cara Pencegahan Dampak Negatif :
Penggunaan internet tergantung pada pemakainya bagaimana cara mereka dalam menggunakan teknologi itu. namun semestinya harus ada batasan-batasan dan norma-norma yang harus mereka pegang teguh walaupun bersentuhan dengan internet atau di dalam dunia maya. Berikut adalah langkah praktis jika anda ingin anak anda dan anda bebas dari label gaptek namun terhindar dari paparan informasi menyesatkan :
1.      Peran orang tua sebagai pendamping sangatlah dibutuhkan. kondisikan bahwa masuk ke situs negatif (konten porno/kekerasan) itu sesuatu yang tabu, sehingga penggunaan komputer harus terbuka dan orang tua harus bisa melihat.
2.      Letakkan komputer di ruang keluarga atau ruangan yang sering dilewati umum sehingga dapat terus dipantau kegiatan anak saat mengakses internet (sebaiknya tidak di kamar tidur anak) .
3.      Tentukan waktu online bersama. Orang tua dan anak bersama-sama duduk di komputer, berdiskusi tentang berbagai informasi dari internet.
4.      Pembatasan waktu browsing. Biasakan anak untuk disiplin mematuhi batasan waktu menggunakan internet. Hindari anak duduk didepan komputer hingga larut malam.
5.      Komunikasikan manfaat positif maupun negatif internet kepada anak secara gamblang. Jelaskan, internet adalah media informasi yang paling praktis serta tak terbatas. Namun, ada beberapa pihak yang memanfaatkan internet untuk maksud-maksud yang tidak baik.
6.      Berikan tips praktis untuk menghindari pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan sepihak dari pengguna internet. Misalnya, dengan tidak memberi data pribadi, tidak memberikan nomor telepon dan alamat serta tidak memberikan foto pada siapapun yang tidak dikenal.
7.      Menggunakan internet protection software lokal. Langkah ini merupakan langkah mudah dan efisien untuk menghindarkan anak anda dari pengaruh negatif internet, termasuk dari situs lokal. Penyedia jasa proteksi ini akan memfilter semua jenis informasi maupun gambar dari layar komputer anak anda.
8.      Jika anak memperlihatkan tingkah laku tak wajar, segera diskusikan dengan mereka. Cari tahu, apakan internet menjadi penyebabnya.
9.      Tekankan pada anak bahwa bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya, tak kalah pentingnya dengan berinternet ria sepanjang hari.
10.  Jika anak anda mulai terlihat kecanduan internet atau game, segera diskusikan dengan ahli. Mereka tahu betul bagaimana menjadikan hidup anak anda tak hanya dihabiskan di depan komputer.

DAFTAR PUSTAKA






Sabtu, 17 Maret 2012

Globalisasi Merasuki Bangsa Timur


Bangsa indonesia, seperti halnya bangsa-bangsa lain dalam era globalisasi ini, tidak dapat menghindar dari arus derasnya kompleksitas perubahan (inovasi) sebagai akibat pesatnya perkembangan teknologi informasi, telekomunikasi dan transportasi. Beberapa indikator dampak globalisasi yang melanda Bangsa Indonesia diantaranya sebagai berikut :
  1. Dalam Bidang Politik
·         Penyebaran nilai-nilai politik Barat baik secara langsung atau tidak langsung dalam bentuk demonstrasi yang semakin berani dan semakin bebas tak terkendali dengan kontak fisik sampai terjadinya kerusuhan yang anarkis.
·         Semakin lunturnya nilai-nilai politik yang berdasarkan semangat kekeluargaan, musyawarah untuk mencapai mufakat dan gotong royong.
·         Semakin menguatnya nilai-nilai politik berdasarkan semangat individual, kelompok, oposisi, diktator mayoritas atau tirani minoritas.
·         Semakin masyarakat memberikan perhatian akan transparansi, akuntabilitas dan profesionalitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.
·         Semakin banyak lahirnya partai politik, organisasi-organisasi di luar pemerintah seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang memiliki kepentingan-kepentingan tertentu.
  1. Dalam Bidang Ekonomi
  • Berlakunya konsep kepemilikan modal besar akan semakin kuat dan yang kecil semakin tersingkir.
  • Pemerintah hanya sebagai regulasi dalam pengaturan ekonomi yang mekanismenya ditentukan oleh pasar.
  • Sektor-sektor ekonomi rakyat yang diberikan subsidi semakin berkurang, koperasi semakin sulit berkembang dan penyerapan tenaga kerja dengan pola padat karya sudah semakin ditinggalkan.
  • Kompetisi produk dan harga semakin tinggi sejalan dengan tingkat kebutuhan masyarakat yang semakin selektif.
  1.  Dalam Bidang Sosial dan Budaya
  • Semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi, komunikasi dan transportasi.
  • Semakin mudahnya nilai-nilai Barat masuk melalui berbagai media cetak dan elektronik yang terkadang ditiru habis-habisan oleh masyarakat.
  • Semakin memudarnya apresiasi terhadap nilai-nilai budaya lokal.
  • Semakin lunturnya semangat gotong royong, solidaritas, kepedulian, kesetiakawanan sosial dan juga kebersamaan dalam menghadapi kesulitan tertentu.
  • Semakin memudarnya nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
  1. Dalam Bidang Hukum, Pertahanan dan Keamanan
  • Semakin menguatnya supremasi hukum, demokratisasi dan tuntutan terhadap dilaksanakannya hak-hak asasi manusia.
  • Menguatnya regulasi hukum dan pembuatan peraturan perundang-undangan yang memihak dan bermanfaat untuk kepentingan rakyat.
  • Semakin menguatnya tuntutan terhadap tugas-tugas penegak hukum (polisi, jaksa dan hakim) yang lebih profesional, transparan dan akuntabel.
  • Menguatnya supremasi sipil dengan mendudukkan tentara dan polisi sebatas penjaga keamanan, kedaulatan dan ketertiban negara yang profesional.
  • Semakin berkurangnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan, kedaulatan dan ketertiban negara karena hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab tentara dan polisi.

Daftar Pustaka



Makalah dapat di download pada link dibawah ini ::::